Wednesday, September 7, 2016

[MV THEORY] BTS WINGS SHORT MOVIE #1 BEGIN


Hello there!

This is december daisy. Well, yes, this isn't my primary blog. I especially created this blog for posting a post like what I want to share here. I'm going to analyze MVs that I find out interesting. I have studied film when I'm in university. I'm not going to say that I'm an expert here. I might be wrong too. My thought isn't a unique one. It's just... I'm trying to let you know what I thought. 

I have thought about doing this since a while, but I don't have time to do it.

And, with BTS Wings Short Movie #1 Begin came out as BTS upcoming comeback teaser, this video intrigued me to make it as my first post in this secondary blog. :)


This post will be written in Indonesian. My native language. But don't worry if you're not Indonesian and you're dying to know about my theory, you can put my post on Google Translate and translate it into English. I'm going to use formal language, not a slang.

So, are you with me? Let's get start. For a warning, this is going to be a long post.

Pertama-tama, 
Seperti yang kalian sudah ketahui mengenai BTS Wings Short Movie, film pendek terinspirasi dari novel pendek karya Hermann Hesse yang berjudul Demian. Yang suka nonton K-Drama tentu pernah tahu judul buku ini dari drama "PRODUCER". Apa sudah ada yang pernah membaca novel ini? 

Baiklah, kalau kalian belum membaca pun tidak apa-apa. Aku akan meringkas sedikit mengenai novel ini supaya tidak ada yang tersesat. 

Demian bercerita mengenai kehidupan masa muda seorang tokoh bernama Sinclair. Ia menjadi narator dalam novel ini. Dalam kisahnya, Sinclair menceritakan tentang kehidupannya dimulai dari ketika usianya sepuluh tahun hingga dewasa. Di dalam kisah tersebut, salah satunya ada kisah mengenai Demian, tokoh yang banyak mempengaruhi masa muda Sinclair. Nah, Sinclair ini berasal dari keluarga yang berada dan religius. Kalau versi Sinclair, dia bilang orang tuanya berasal dari dunia terang dan di luar itu adalah dunia yang penuh kekelaman. Suatu hari, Sinclair terjebak untuk melakukan dosa yang menghantuinya. Ia berbohong kepada teman-temannya terutama pada Franz Kromer, bahwa ia pernah melakukan pencurian buah apel yang spesial dari kebun tetangganya. Nah hal tersebut dimanfaatkan oleh Kromer untuk memeras Sinclair. Semenjak hari itu, Sinclair merasa dirinya bukan lagi bagian dari dunia terang. Pemerasan Kromer itu terjadi hingga suatu hari Demian muncul dalam kehidupan Sinclair. Meskipun Demian hanya lebih tua daripada Sinclair beberapa tahun namun dia terlihat berbeda. Demian memiliki pemikiran yang radikal. Sejak Demian menolongnya dari genggaman Kromer, Sinclair merasa tertarik pada sosok Demian yang misterius.

Kurang lebih seperti itu sinopsis awal dari cerita Demian. Intinya, novel ini bercerita mengenai pergolakan yang terjadi dalam diri Sinclair muda hingga ia menjadi sosok yang saat ini (ketika novel itu dinarasikan). Semacam cerita dari masa yang membuat mata Sinclair terbuka pada dunia. Mungkin jika sempat, aku akan menerjemahkan novel tersebut ke dalam Bahasa Indonesia di blog utamaku. Yang penasaran dengan novel tersebut bisa mengikuti blogku yang satu itu. 

Nah, sudah paham dengan backstory dari Wings? Yuk kita mulai bedah film ini. Hehehe.  Untuk membedah film pendek ini, aku mencoba menjabarkan semua shot yang ada dalam #1 Begin. Hasilnya ada 52 shot yang penuh makna dari segi gambar maupun suara. 


Film ini dibuka dengan narasi dari Rapmon, yang merupakan bagian dari cerita Demian (bukan kutipan langsung). Kalimatnya kurang lebih berbunyi seperti ini:

The realm of day and night. Two different worlds coming from two opposite poles. Mingled doing this time.
Kalimat di atas kurang lebih berarti : "Dunia dari pagi dan malam. Dua dunia bertolak belakang yang berasal dua kutub yang berbeda. Kali ini keduanya tercampur menjadi satu." Ini merupakan pandangan Sinclair mengenai kehidupannya bersama orang tuanya dan di luar orang tuanya. Kalau  menurut pemahamanku dalam film pendek ini, tujuan kalimat terakhir itu diucapkan oleh Rapmon (yang sesungguhnya tidak ada dalam novel), itu menandakan adanya penyatuan antara dua kutub tersebut, yang bisa kita lihat pada shot-shot dalam film ini.

Selanjutnya, kita bisa melihat bahwa warna yang banyak digunakan dalam film ini adalah hitam dan putih. Baik dari kostum yang digunakan Jungkook maupun judul dari film. Ini menunjukkan dua sisi yang bertolak belakang.

Film ini dibuka dengan sebuah bunyi siulan bersamaan dengan shot judul. Dalam Demian, Kromer selalu bersiul untuk memanggil Sinclair menemuinya. Siulan di sini kalau dalam teoriku ini semacam pertanda mimpi buruk Jungkook. Itu terlihat dalam shot selanjutnya yang menunjukkan Jungkook yang berbaring di atas tempat tidur dan tampak bermimpi buruk. Piano yang terbakar yang kurasa melambangkan musiknya yang tidak dihargai (?). Intinya sesuatu yang berhubungan dengan apa yang BTS lakukan. Dan kurasa ada satu hal lagi yang berhubungan dengan alat musik yang terbakar itu. Tapi itu akan kubahas nanti.

Dan shot selanjutnya adalah burung Elang Alap Erasia yang terbuat dari kaca. Ada bunyi tabrakan dan kaca terpecah. Dalam Demian, burung Elang Alap Erasia adalah bentuk dari tertera di pintu rumah Sinclair. Teoriku, burung yang menyeruak dengan bunyi kaca yang terpecah itu semacam simbolisasi dari Jungkook yang ingin 'dilahirkan'. Proses itu terjadi dari benturan dua dunia.

Oh, sebelumnya catatan: ada sebuah kutipan yang sangat penting dalam novel Demian ini. 
"The bird is fighting its way out of the egg. The egg is the world. Whoever wishes to be born must destroy a world. The bird is flying to God. The god is named Abraxas."
Kaca yang terpecah di sini bisa disimbolisasi dunia yang Jungkook 'hancurkan' untuk dapat terlahir. Bisa dilihat juga dari pakaian yang dikenakan oleh Jungkook memiliki bordir burung yang seakan-akan menandakan bahwa Jungkook adalah burung dalam kutipan tersebut.

Dalam shot selanjutnya, terlihat close up mata Jungkook yang terbuka dan dia tersadar dari mimpi buruk yang dialami. Kemudian muncullah sebuah kalimat. 


Kalimat ini berarti "dini hari sebelum matahari terbit adalah waktu tergelap dunia". Kalau dalam teoriku, kalimat ini ingin mengatakan masa sebelum kita benar-benar 'terlahir' itu adalah masa-masa tergelap kita. Seperti pergolakan yang dialami oleh Sinclair ketika pertama kali melakukan kebohongan yang tidak dapat ia atasi. 


Setelah kutipan tadi, adegan dibuka dengan Jungkook yang duduk di pinggiran tempat tidur. Seluruh ruangan terlihat gelap. Hanya Jungkook dan tempat tidurnya saja yang bersinar. Dari shot ia duduk di tempat tidur hingga ia melihat sebuah gambar di kertas ini ada hubungannya dengan adegan dalam Demian. Adegan tersebut kurang lebih seperti ini. Adegan yang tidak terlalu penting kulewatkan saja. Yang penasaran, bisa coba cari bukunya. :p

Di tempat tidur, setelah berbaring beberapa saat, diselubungi oleh kehangatan dan rasa nyaman, hatiku dalam ketakutannya kembali berkelana, berdebar cemas atas hal yang terjadi. 

Kemudian aku kembali pada realitas dan melihat musuhku tepat pada matanya. Aku melihatnya dengan jelas. Ia memiliki mata yang tertutup separuh. Bibirnya tertawa kasar dan selagi aku memandanginya dan mengakui hal yang tak terelakan dengan pahit, dia menjadi semakin besar dan buruk rupa, dan matanya menyorot kekejian.

Nah, teoriku, dari kutipan hingga ke belakang, itu bukanlah kenyataan melainkan sebuah mimpi. Jungkook tidak tersadar dari mimpi melainkan jatuh ke dalam mimpi tahap selanjutnya. Pernah nonton film Inception kan? Nah menurutku film pendek Wings ini juga mengambil konsep lucid dreaming untuk menceritakan hal yang berat untuk masing-masing anggota BTS. Termasuk pada bagian kedua milik Jimin. Buktinya, adegan dalam film ini berganti dengan sangat cepat dan drastis. Misalkan saja,




Dalam dua shot yang bersisian ini. Pada, shot pertama lukisan tersebut terbakar, kemudian di shot selanjutnya, tidak ada tanda-tanda terbakar, malah ada hujan. Kemudian juga adegan ketika ada suara burung terbang yang mengalihkan perhatian Jungkook. Adegan berubah dengan cepat pada shot selanjutnya.

Ini membuatku teringat pada sebuah adegan dalam Inception, di mana tokoh Leonardo de Caprio membawa seorang calon arsitek mimpi barunya untuk mengenalkan konsep mimpi. Adegan di kafe yang berubah dengan cepat hanya dalam sekejap mata. 

Nah, kembali pada kolase kedua dariku. Pada scene tersebut ada adegan Jungkook melihat lukisan ya.
 



Kalau kemarin aku sempat sekilas memperhatikan teori dari A.R.M.Y yang sudah membahasnya lebih dahulu, ada yang mengatakan bahwa lukisan itu adalah Suga. Kalau menurutku, itu bukanlah Suga melainkan BTS. Yap, semacam perpaduan seluruh anggota BTS. 

Alasanku adalah 

1. Di satu sisi mungkin lukisan itu terlihat seperti Suga. Tapi di sisi lain aku seperti melihat Taehyung. Terutama ketika ada cat merah yang menyiprat ke wajah, itu semacam simbol Taehyung yang pada MV Run menusuk ayahnya. Dan ketika lukisan itu terbakar, yang terdengar adalah suara air yang menjadi simbolisasi Jimin sejak zaman HYYH. 

2. Pada lukisan itu terlihat tidak hanya memiliki satu warna melainkan berbagai warna. Dan tidak dibentuk dari garis yang tegas melainkan beberapa coretan yang berulang-ulang. Seperti kalau kita melakukan gabung foto semua anggota dicampur jadi satu. 

3. Pada cerita Demian, memang ada Sinclair yang melukis. Namun lukisan itu pada awalnya bukanlah lukisan Demian. Pada awalnya Sinclair ingin melukis Beatrice yang merupakan sosok perempuan yang menarik perhatiannya. Entah mengapa hasil jadi lukisan tersebut menunjukkan kemiripan antara Beatrice, Demian, dan kemudian di suatu hari Sinclair menyadari bahwa itu adalah sosok ibu Demian. Tapi setelah beberapa saat dia pun melihat ada sosok dirinya dalam lukisan tersebut. Jadi lukisan itu bisa jadi bukan satu orang saja. 



Pada sequences selanjutnya yang ingin kubahas, kalian juga pasti menyadari ada hal aneh yang terjadi. Ketika Jungkook mengambil kuas untuk menyapu lukisan tersebut, ia melihat sesuatu di dalam matanya. Organ yang terbakar. Kemudian Jungkook menjatuhkan kertas berisi gambar "musuh"nya. Shot-shot di sini cukup membingungkan karena terus berganti antara lukisan yang terbakar, hujan menjadi latar kemudian lukisan itu tidak terbakar. Pada bagian ini, teoriku adalah shot yang memiliki hujan menjadi latar itu terjadi dalam pikiran Jungkook. Melambangkan kesedihan melihat sosok dalam lukisan yang hancur (yang rasanya masih berhubungan dengan MV HYYH sebelumnya). Kemudian Jungkook memanggil "Hyung", yang lagi-lagi membuktikan bahwa itu adalah BTS. Karena dalam MV HYYH, ingat adegan ini kan?



Jungkook melihat segala yang terjadi dan menyadari bahwa tidak ada yang dapat ia lakukan untuk mengubah hal yang terjadi. 


Pada sequences selanjutnya, di sini perhatian Jungkook teralih dari lukisan terbakar pada suara burung yang masuk ke dalam ruangan. Kemudian disambung dengan gambar hutan yang kuperkirakan pada waktu senja sebelum matahari terbenam.


Nah, mengenai alat musik, piano yang terbakar, ini akan kujelaskan di sini. Dalam Demian, ada sebuah kejadian ketika Sinclair merasa kehilangan tujuannya, dia bertemu dengan seorang pemain organ di gereja dan menemukan guide barunya. Nah, lewat interaksinya dengan sang organist ini, Sinclair menjadi sosok yang lebih dewasa.

Ini adalah teoriku mengenai hal ini. Ada dua adegan yang kurasa menginspirasi sequences yang terjadi pada #1 Begin. Mulai dari di dalam mata yang ada bayangan piano terbakar hingga akhir cerita.

1. Pada setiap pertemuan antara Sinclair dan Pistorius, sang organist, mereka selalu melakukan hal yang sama, yaitu memandang api dan berkontemplasi. Dan dari aktivitas tersebut, Sinclair menemukan sesuatu. Ini juga terlihat di dalam #1 Begin. Jungkook menatap api sementara di dalam pikirannya terjadi kesedihan yang mendalam hingga akhirnya perhatiannya teralih oleh suara kepakan sayap burung dalam sequences di bawah ini. Dia pun menemukan sesuatu.

2. Pada kutipan cerita ini, ketika Sinclair menyadari ada dirinya dalam lukisan tersebut:
Pada suatu sore hari di awal musim panas, matahari bersinar kemerahan memasuki jendelaku yang menghadap ke barat. Sinar senja berkumpul di dalam ruangan. Kemudian aku menyadari sebuah gagasan untuk menempelkan lukisan dari Beatrice atau Demian, pada bentuk menyalib di kusen jendela dan memandanginya selagi mentari sore bersinar melewatinya. Wajah tersebut terihat buram tanpa kontur, tapi lingkar merah pada mata, terang di dahi, dan bibir yang merah pekat bersinar terang di permukan. Aku duduk menghadapnya untuk beberapa waktu, bahkan ketika langit telah menggelap. Dan perlahan aku mendapat firasat bahwa itu bukanlah Beatrice atau Demian, tapi - diriku.
Cukup terlihat jelas kan dalam shot-shot Jungkook. Ada mentari yang bersinar kemerahan. Itu adalah momen Jungkook melihat dirinya di dalam lukisan.



Pada shot selanjutnya terlihat lukisan yang menangis (tinta hitam yang meleleh) seakan ada menggambarkan perasaan Jungkook saat menyadari hal tersebut. 

Kemudian kertas yang tadi terjatuh berubah isinya menjadi gambar burung Elang Alap Erasia. Jungkook memasukkan gambar tersebut ke dalam amplop, kemudian bayangan Jungkook berubah menjadi bersayap. Untukku ini terlihat seperti Jungkook telah terlahir.
  

Nggak perlu diperjelas lagi kan? Bagaimana? Sampai di sini kalian pasti sudah dapat menemukan makna-makna dalam MV ini kan? Well, ini adalah teori sementaraku.

Oh ya, tambahan pada bagian ketika Jungkook duduk di pinggir tempat tidur, terdapat nyanyian Jungkook yang kurang lebih bilangnya seperti ini : 아무것도 없던, 열다섯 의 나. Yang kurang lebih artinya adalah ketika aku yang tidak memiliki apa pun di usiaku lima belas tahun. Ini untukku semacam pembuktian dari teoriku juga. Tidak ada apa pun di dalam video ini selain Jungkook dan pikirannya.

Nah, kalau penasaran dengan bagian kedua dan short film yang lainnya, aku akan kembali dengan bagian Jimin. Nanti. Mungkin besok atau lusa. Kalau waktunya sedang lowong akan kubuat. Hehehe. *orang (sok) sibuk*

13 comments:

  1. Nice..!! Will be waiting for your next theory.. I hope asap, hehehehh,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. I hope so. Lol. I got no time to write it but I have arranged my theory. It's a long one so it takes time.

      Delete
  2. Jadi makin penasaran ditunggu ya teori sama terjemahan demian nya:)

    ReplyDelete
  3. Wowww... ditunggu teori lanjutannya yah :)

    ReplyDelete
  4. Hai mbaa ..
    terima kasih atas penjelasan yang sangat mudah aku pahami ..
    aku menunggu kelanjutannya mbaa .. dan aku udah mulai mengerti siapa dan apa makna dari film pendek BTS ini ..
    ditunggu untuk bagian Jimin sampai Jin .. ^^

    ReplyDelete
  5. yang stigma dong kaka, ditunggu bgt teory selanjutnya .... ^^

    ReplyDelete
  6. Haii ,, aq reader baru slm knal ,, izin bca2 yaaahh ,, tulisannya sngat menarik ,,, good ... :)

    ReplyDelete
  7. Makasih yaa . BTS ARMY bisa terbantu. :)

    ReplyDelete